oO0. Kami ucapakan terimakasih atas kunjungannya .0Oo
Showing posts with label Motivation. Show all posts
Showing posts with label Motivation. Show all posts

Monday, January 21, 2008

TUJUH KEAJAIBAN DUNIA




Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari "Tujuh Keajaiban Dunia". Pada awal pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini. Walopun ada beberapa ketidak-sesuaian, sebagian besar berisi,

1. Piramida
2. Taj Mahal
3. Tembok Besar Cina
4. Menara pisa
5. Taman Gantung Babilonia
6. Menara Eiffel
7. Candi Borobudur

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya...

Gadis pendiam itu menjawab.
"Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyak."
Sang guru berkata,"Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa bantu memilihnya."

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca,"Saya pikir, "Tujuh Keajaiban Dunia" adalah,

1. Bisa melihat
2. Bisa mendengar
3. Bisa menyentuh
4. Bisa menyayangi

Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan,
5. Bisa merasakan
6. Bisa tertawa
7. Dan, bisa mencintai


Ruang kelas sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban". Sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan keruniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai "biasa". Semoga kita hai ini diingatkan tentang segala hal yang betul2 ajaib dalam kehidupan kita.


DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---

KETIKA KITA SAMPAI PADA AKHIR DARI APA YANG TELAH KITA KETAHUI,, S E B E N A R N Y A,, KITA BERADA PADA AWAL DARI APA YANG HARUS KITA RASAKAN




Repost by Spy d

SANG JUARA





Suatu ketika, ada seorang anak yg sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil yg dimilikinya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tdk istimewa, namun ia termasuk dalam 4 besar anak yg masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark lah yg paling tdk sempurna. Walopun amat sederhana dg lampu kedip diatasnya, tentu tdk sebanding dg hiasan mewah yg dimiliki mobil lainnya. Namun, Mark bangga dg semua itu, sebab mobil itu buatan tanggannya sendiri.

Tibalah saat yg dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start. Disetiap lintasan, telah siap 4 mobil dg 4 pembalap kecil.

Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dg tangan yg bertangkup memanjatkan doa. lalu, kemudian berkata,"Ya, aku siap!"

Dooor!
Tanda telah dimulai. Semua mobil meluncur cepat, setiap orang bersorak-sorai menjagokan mobilnya masing2. Tali lintasan telah terlambai. Dan Mark lah pemenangnya....
Ia berucap dan berkmatkamit dalam hati. "Terimakasih"

Saat pembagian piala tiba. Ketua panitia bertanya, "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?". Mark terdiam. "Bukan, pak, bukan itu yg aku panjatkan" kata Mark.

Ia melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongku mengalahkan orang lain. "Aku hanya memohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis jika aku kalah." Semua penonton terdiam mendengar itu. Beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan.....



DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---DASB---


Mungkin telah banyak waktu yg kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yg terbaik, menjadi pemenang di setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan untuk menghalau semua cobaan yg ada. Padahal, bukankah yg kita butuhkan adalah bimbingan-Nya dan tuntunan-Nya?

Coba di aplikasikan dalam setiap pertandingan basket.....



Repost by Spy d

Friday, November 9, 2007

BERSYUKURLAH



Mungkin ini tidak ada hubungannya dengan berita basket atopun trik streetball,
tapi mungkin ini bisa menjadi renungan sebelum tidur.

--DASB--DASB--DASB--DASB--


Hari ini,
Sebelum kita mengakatan kata2 yang tidak baik,
Pikirkanlah tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,
Pikirkanlah tentang seseorang yang tidak punya sesuatu untuk dimakan.

Sebelum kita mengeluh tidak punya apa2,
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalan.

Sebelum kita mengeluh bahwa kita buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang menderita cacat permanen.

Sebelum kita mengeluh tentang pasangan kita,
Pikirkan tentang seseorang yang memohon pada Tuhan untuk diberikan pasangan hidup.

Hari ini,
Sebelum kita mengeluh tentang hidup,
Pikirkanlah tentang seseorang yang meninggal begitu cepat.

Sebelum kita mengeluh tentang orang tua kita,
Pikirkanlah seseorang yang tidak punya orang tua sama sekali.

Sebelum kita mengeluh tentang pelajaran dan guru di sekolah,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak bisa sekolah.

Sebelum kita mengeluh tentang sempitnya rumah kita,
Pikirkanllah tentang seseorang yang tidak punya rumah sama sekali.

Hari ini,
Sebelum kita mengeluh tentang pekerjaan,
Pikirkan tentang pengangguran yang berharap mendapat pekerjaan.

Sebelum kita menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang sempurna.

Dan,
Ketika kita bersedih dan hidup dalam kesusahan,
Tersenyumlah dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kita masih hidup...



By. Spy-d

Friday, September 28, 2007

Basket = Marketing?


Apaka anda pernah baca buku Eternity Maketing?

Saya memang belum pernah baca bukunya, tapi saya sedikit tau isi dari buku tersebut dari web-nya mas cosa (salah satu Publisher Indonesia). Ternyata pokok dari bahasan buku “kalangan Marketing” itu bukan Eternity Marketing itu sendiri, melainkan konsep dari Pemasaran Kekal, yaitu Positive Thinking Triangle.

Tentu saja, saya tidak akan bahas tentang reel marketing, karena tidak ada hubungannya dengan Basket. Namun disini saya ingin menerapkan Positive Thinking Triangle ke dalam dunia Basket.

Oke, yang dimaksud tentang Positive Thinking Triangle adalah Segitiga Pikiran Positif.

1. Vertical Positive Thinking

2. Inner Positive Thiinking

3. Horizontal Positive Thinking

Sekarang kita akan bahas satu per satu….

Vertical Positive Thinking

Sikap positive kepada Tuhan, itu yang saya maksud Vertical Positive Thinking.

Kita harus menyadari bahwa segala sesuatu adalah kehendak-Nya. Positive Tkinking kepada Tuhan berarti berserah diri dan percaya bahwa segala yang kita miliki dan kita dapat HANYA milik-Nya.

Dalam Basket, kadang kita lupa bahwa bakat yang kita miliki adalah pemberian-Nya. Jumping, shooting, Lay up, cross over. Dan seringkali yang kita pikirkan “Ini hasil latihan saya”.

Memang benar, tapi kita kembalikan lagi bahwa semua itu adalah pemberiannya. Kita hanya berusaha dan Tuhan yang menentukan.

Walaupun sudah latihan tiap hari, makan minum suplemen tambahan, ikut fitness di 3 tempat fitness sekaligus, sampai jungkir balik apapun dilakukan, tapi kalo skill kita masih dibawah teman kita, tidak dimainkan jadi starter, atau malah tidak lolos seleksi masuk tim, Ya diterima dengan lapang dada, disyukuri dan terus berusaha dan berdoa.

Jika kita tekun, pasti Tuhan memberikan jalan untuk kita.

“Ketekunan adalah 95% dari Kemampuan”

Pasti nanti ada saatnya kita bisa maen menjadi starter, pemain yang disegani, dan mungkin menjadi pemain terbaik (MVP) :)

Inner Positive Thinking

Yang kedua dari segitiga pikiran positive adalah Positive Thinking kepada diri sendiri.

Ironis memang, kadang kita pesimis dalam usaha. Tidak jarang pula yang langsung putus asa. Iya kan?

Percayalah. Tuhan telah menciptakan manusia dengan dibekali oleh akal dan pikiran. Kalo kita mau belajar dan berusaha, kita pasti bisa. Dan jangan lupa, banyak jalan menuju Roma. Demikian pula jalan menuju keberhasilan yg diberikan oleh-Nya. Ada yg dilewatkan jalan tol, ada pula yg dilewatkan jalan berbatu. Jadi kalo kebetulan kita diberi anugerah untuk melalui jalan yg berbatu (plus berlumpur dan berliku dan lalui lembah dan gunung), ya jangan langsung menyerah. Kalo emang jalannya udah disiapkan, cepat ato lambat kita akan sampai ke tujuan kok.

Riko hantono, Amin prihantono, Kelly purwanto dan yang lainnya telah membuktikan. Mereka adalah orang yang percaya bahwa mereka BISA,

Bagaimana dengan anda?

Horizontal Positive Thinking

Pikiran positive yang terakhir adalah Positive Thinking terhadap orang lain.

Dalam kasus Basket, Positve Thinking terhadap sesama manusia adalah Positive Thinking terhadap temen satu tim kita.

Sebagai pemain, kita harus percaya dan adil kepada temen satu tim kita. Tidak boleh meremehkan salah satu dari temen kita, tidak ada yang senior dan junior. Semuanya memiliki tanggung jawab yang sama.Ini yang masih sering terjadi.

Memang bener, tanggung jawab terbesar dilimpahkan kepada kapten tim, tapi BUKAN tanggung jawab “pertandingan” melainkan tanggung jawab “Tim”.

Sekali lagi, tanggung jawab pertandingan diberikan kepada SEMUA pemain.

Inget! SEMUA PEMAIN.

By. Spy-d